|
Pendahuluan Bumi semangkin panas, dan sebuah pertemuan akbar pun digelar di Bali , Indonesia yang menjadi tuan rumah acara Peserikatan Bangsa-Bangsa, memang mempunyai peran cukup penting dalam upaya menjaga kondisi dunia dengan pemanasan Global. Kerusakan lapisan ozon akan membawa bencana besar tidak saja bagi manusia, namun juga bagi kehidupan hewan dan tanaman. Karena seluruh bahan kimia yang merusak lapisan ozon juga menyebabkan pemanasan global, upaya penghapusan bahan-bahan kimia yang merusak lapisan ozon juga sekaligus menyelamatkan dunia dari bencana perubahan iklim yang lebih parah. UNEP melaporkan bahwa penghapusan Bahan-bahan Perusak Ozon dari tahun 1990 - 2000 telah berkontribusi pada reduksi Gas Rumah Kaca setara dengan 25 Giga ton CO2. Dampak pemanasan Global (Global Warming) di antaranya, terjadi perubahan musim yang mana musim kemarau menjadi lebih panjang sehingga menyebabkan petani gagal panen, krisis air bersih dan memicu meningkatnya kasus penyakit tropis seperti malaria dan demam berdarah. Pencemaran udara merupakan salah satu dari berbagai permasalahan lingkungan yang dihadapi oleh daerah perkotaan. Kualitas udara perkotaan di Indonesia menunjukkan kecenderungan menurun dalam dekade terakhir. Ekonomi kota yang tumbuh dan telah mendorong urbanisasi merupakan faktor penting yang mempengaruhi kualitas udara di perkotaan. Kebutuhan transportasi dan energi meningkat sejalan dengan bertambahnya penduduk, perkembangan kota , dan berubahnya gaya hidup karena meningkatnya pendapatan. Peningkatan konsumsi energi ini meningkatkan pencemaran udara yang pada akhirnya menimbulkan kerugian ekonomi dan meningkatnya biaya kesehatan. Kegiatan pembangunan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat akan sangat ironis apabila ternyata semakin merusak kualitas lingkungan khususnya udara yang semakin kotor dan tidak sehat. Dengan bertambah banyaknya kadar karbon di udara di tuding penyebab utama naiknya suhu permukaan bumi, dan negeri ini di tenggarai berperan besar penyebab utama naiknya suhu permukaan bumi. Dengan predikat sebagai negara yang laju kerusakan hutannya yang sangat tinggi sedangkan hutan tropis Indonesia merupakan kapasitas paru-paru dunia. Prospek Kebun Albasia Albasia atau sengon ( Parasenanthes Falcataria / Albizia Falcatara ), kadang-kadang masyarakat menyebutnya jeungjing , merupakan tanaman kayu yang dapat mencapai diameter cukup besar apabila telah mencapai umur tertentu. Tanaman Albasia dapat tumbuh pada sebaran kondisi iklim yang sangat luas, dengan demikian dapat tumbuh dengan baik hampir di sembarangan tempat. Lokasi yang bisa di tanam kayu Albasia adalah sebagai berikut: • Lahan penghijauan pinggir jalan umum baik yang di miliki pemda maupun negara atau tol. • Penghijau Fasilitas Fasum Pemda. • Lokasi kawasan Industri-industri sebagai tanaman pembatas / pager. • Lahan perumahaan atau pengembang yang di jadikan fasilitas umum yang berfungsi sebagai penghijauan. • Lahan Tidur ( perumahan / Industri ) yang belum di manfaatkan pemiliknya. • Perkantoran pemerintah maupun swasta • Dan atau Menjadi / Taman Hutan kota. Beberapa keunggulan lain tanaman Albasia antara lain : • Pertumbuhannya sangat cepat sehingga masa layak tebang dalam umur yang relatif pendek. • Dapat menyuburkan tanah, karena perakaran yang dalam, sehingga dapat menarik hara yang berada pada kedalam tanah ke permukaan. • Mudah bertunas kembali apabila ditebang, bahkan sampai dengan terbakar. Berdasarkan pada beberapa keistimewaan itu tanaman Albasia sangat cocok sekali di jadikan penghijauan hampir di seluruh areal dan lebih penting lagi tanaman Albasia memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Prospek Pasar Kayu Albasia memiliki prospek pasar yang cukup tinggi. Permintaannya bukan hanya di dalam negeri, namun juga datang dari mancanegara. Kayu ini dipergunakan antara lain : • Bahan bangunan • Peralatan rumah tangga ( Furnitur ) • Pulp Kertas • Kayu Lapis ( Plywood ) • Papan Partikel ( Partikel Board ) • Papan serat ( Fiber Board ) • Kayu Olahan • Kayu Energi ( Bahan Bakar ) Sedangkan kayu Albasia setelah mengalami proses pengeringan dan perlakuan lainya dapat di buat peralatan rumah tangga yang memiliki keawetan cukup lama. Dengan penggunaan yang multidimensi tersebut permintaan akan terus meningkat seiring dengan semangkin meningkatnya pertumbuhan penduduk. Harga kayu Albasia relatif lebih murah di bandingkan dengan dengan kayu lain seperti kayu jati atau kayu mahoni, Sedangkan kebutuhan kayu dunia semangkin meningkat dari tahun ke tahun, Albasia merupakan salah satu kayu yang cukup populer dan sudah dikenal sebagai bahan kayu lapis dan furniture. Permintaan ekspornya pun terus meningkat. Pada umur 4 – 5 tahun dari 1 ha akan diperoleh sekita 700 m3 kayu Albasia yang saat ini berharga Rp. 500.000/m3, sedangkan sekitar 4 – 5 tahun lagi kira-kira Rp. 1.000.000/m3 namun karena dalam tempo lima tahun tanaman sudah dapat di tebang, maka perputaran investasinya tanaman Albasia relatif lebih cepat apabila di bandingkan dengan investasi pada tanaman kayu jati dan sejenisnya. Peluang dan Kelayakan Investasi Peluang investasi pada komoditas Albasia ini dapat di lakukan pada penanaman Albasia atau pada pengolahan kayu. Pengolahan kayu yang ada sekarang ini masih mengalami kesulitan dalam menjaga kesinambungan bahan baku . Dengan demikian peluang investasi tertinggi pada penanaman kayu Albasia. *untuk info mengenai detail investasi, silahkan menghubungi
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
Lain-Lain Perusahaan yang membutuhkan kayu Albasia adalah sebagai berikut : • PT. Sumber Graha Sejati • PT. Dharma Satya Nusantara • PT. Bineatama Kayone Lestari • PT. Kutai Timber Indonesia • PT. Daya Sempurna Cellulosatama • PT. Albasia Priangan Lestari dll Syarat kayu yang dapat di jual : • Panjang minimal 128 cm • Diameter minimal 13 cm Penutup Dengan proposal kerja sama ini, selain merupakan investasi yang sangat menguntungkan dan semoga kita dapat membatu program pemerintah dalam penggerakan penghijauan dalam upaya untuk mencegah pemanasan Global dan kerusakan lingkungan. Hormat Kami, CV. EXSON GLOBAL SENTOSA
|